Merawat cipoh bahan tangkapan hutan


Burung cipoh atau sirdung merupakan tipe burung yang agak-agak sulit ditaklukan jika dipelihara di dalam sangkar rumah, apalagi jika burung merupakan burung bahan tangkapan hutan.
Masalah dan keluhan yang sering dilontarkan oleh penyuka Cipoh adalah burung jadi macet bunyi dan tidak mau berkicau dalam waktu yang cukup lama dan bisa berlangsung hingga berbulan-bulan.


Sirpu Cipoh
Hal tersebut di atas yang sering membuat pemilik burung Sirpu atau Cipoh menjadi frustasi dan enggan membeli burung Sirpu, permasalahan tersebut sebenarnya dapat diminimalisir dan dikurangi jika kita bisa mengerti sedikit celah perawatan burung Sirpu bahan tangkapan hutan supaya bisa dan mau bunyi ketika kita rawat dan pelihara di rumah. 

Berikut ini cara dan perawatan burung Sirpu cipoh tangkapan hutan supaya mau bunyi, dengan catatan burung harus berjenis kelamin jantan karena burung Cipoh betina tidak bisa bersuara dan berbunyi merdu seperti burung jantan. Jika Sobat belum bisa membedakan jenis kelamin jantan dan betina burung Sirpu, dapat menyimaknya terlebih dahulu di membedakan jantan dan betina burung Sirpu. 

Perawatan Cipoh bahan tangkapan hutan.


  • Jika burung baru saja dibawa pulang, lebih baik sangkar kita kerodong full selama kurang lebih 1 mingguan dengan pakan kroto atau ulat kandang  yang selalu tersedia dan terpantau jangan sampai kehabisan.
  • Jangan coba-coba mengadu/menjejerkan burung Sirpu dengan burung sejenis yang sudah gacor, jika dipaksakan dan burung kalah mental justru akan berakibat fatal karena burung bahan akan menjadi macet bunyi.
  • Setelah burung melalui masa penyesuaian selama beberapa hari, burung bisa mulai diembunkan pagi hari. Akan lebih baik jika burung diembunkan di pepohonan yang rindang atau dikerek di ketinggian di pohon dengan sebelumnya diberi pakan UH putih sebanyak 3-4 ekor.
  • Selesai pengembunan dan penjemuran, burung kita beri kroto 1 Sdm dan dilanjut dengan digantang di teras-teras rumah atau di dalam rumah di tempat yang sejuk dan nyaman. 
  • Jika ingin lebih cepat memancing burung Sirpu berbunyi dengan siulannya yang khas, sangkar Sirpu bisa Anda gantang di dekat kamar mandi atau di tempat yang sering terdengar suara gemricik air mengalir. Biasanya burung akan terpancing berbunyi jika mendengar suara gemricik air kran.
  • Selain didekatkan dengan suara gemricik air supaya Sirpu terpancing bunyi, menyediakan burung lain yang bersuara gacor juga diperkenankan namun jangan diperlihatkan langsung. Burung lain yang bisa dipergunakan untuk memancing Sirpu berbunyi bisa burung rambatan, prenjak, Ciblek atau burung Sirpu betina.

Ketika burung sudah mulai mau bunyi dan mengeluarkan suara siulannya yang khas dan terdengar mulai rajin berbunyi, maka Sobat dapat mulai melatihnya untuk memakan pakan kering berupa Voer. Cara melatih burung Sirpu agar mau makan voer tidak jauh berbeda caranya dengan burung lain pemakan serangga seperti Ciblek, Pleci atau Prenjak, dapat disimak di artikel melatih Ciblek makan voer dalam 7 hari.

Sobat Kicau mania, akan lebih baik jika jangan merubah atau memindah sangkar Cipoh jika burung sudah mau bunyi. Karena burung Sirpu kadang bisa menjadi macet bunyi hanya karena sangkarnya dipindah saja.

Koleksi foto lainnya:

3 Tanggapan untuk "Merawat cipoh bahan tangkapan hutan"

  1. Terima kasih bs nambah pengalaman

    BalasHapus
  2. Maksudnya jangan pindah sangkar, sangkarnya yg ganti atau tempat penyimpanan sangkarnya yg berpindah??

    BalasHapus